Proses Pemikiran Dewasa
standar kedewasaan seseorang tergantung pada permasalahan yang pernah mereka hadapi.
semakin sering kita merasakan keterpukan, jatuh dan kehilangan maka kita akan semakin kuat. tidak ingin mengulang hal yang sama. terus dan terus memperbaiki diri agar dapat dihargai dilingkungan sekitar.
ketika kita kehilangan seseorang kita akan belajar untuk mengikhlaskan hal-hal yang sudah kita miliki agar dapat bahagia.klise memang kata-kata ini tapi jika kita benar-benar dalam kondisi tersebut kita akan mengerti bahwa cinta tak harus saling memiliki dan pada saat itu lah tingkat kedewasaan kita semakin meningkat.
ketika kita belum dapet kerja kemudian terpuruk karena sering mendapatkan cacian, kita akan belajar kalo kita harus menunjukan bahwa kita mampu menjadi lebih baik lagi dari yang mereka pikirkan. ketika kita dicaci bukan berarti malah kita semakin terpuruk jadikanlah itu sebagai lecutan semangat untuk menjadi orang sukses.
ketika kamu diremehkan dalam keluargamu, kita akan belajar tentang sebuah kesabaran, keikhlasan, dan penerimaan. karena dalam sebuah keluarga kita tidak boleh ada rasa iri dan dendam,.. tapi yang terpenting adalah sebuah keikhlasan untuk menerima dan mendukung salah satu keluarga yang sukses serta menunjukan kalo kita bisa jadi orang sukses.
ketika kamu di judge yang macem-macem, maka kita akan belajar tentang sebuah penerimaaan dan kesabaran.karena biarlah waktu yang membuktikannya,.. semakin kuat kita menjelaskan tentang diri kita maka semakin kita terlihat bahwa apa yang dikatakann orang lain bahwa itu benar. sudahlah lebih baik didiamkan saja dan biarlah waktu yang menjawab siapa diri kita.
dari kejadian-kejadian itulah tingkat kedewasaanku semakin meningkat.
setiap orang pasti memiliki cerita yang berbeda-beda dalam hidupnya, yang bisa membuat seseorang menjadi dewasa.
yaa allah semoga aku diberikan kemudahan dalam melewati semua tantangan, hambatan dan cobaan ini, agar aku bisa membuktikan kepada orang-orang sekitarku aku tak seperti itu,.. :D
aamiin





