Belum menikah umur 25 tahun, menjadi momok masyarakat jawa
Menikah cepat terkadang menjadi pertanyaan dan menikah diumur yang sedikit lebih tua menjadi momok yang tabu masyarakat jawa apalagi jawa tengah.
Karena perhitungan orang jawa adalah jika menikah terlalu lama makan keturuannnya susah dikarenakan badan sudah tidak bugar dan fit. Selain itu, menjadi gunjingan orang-orang.
Hal ini yang membuat ku malas pulang ke rumah, bukan karena tidak betah dirumah tapi karena malas menangkapi pertanyaan kapan menikah.
Sepele sih, akan tetapi jika temen sepermainan kamu dan teman seumuran kamu sudah menikah semua,, gimana perasaan mu menanggapi hal ini.
sebagian orang apalagi cowo mungkin bisa bersikap santai seperti ini, tetapi bagi seorang wanita hal ini sungguh memalukan.
alhamdulillah saat ini masih bisa menghindari dengan pertanyaan itu dengan alasan belum kelar ikatan dinas. haha
alasan yang logis, tetapi kalo udah kelar ikadin terus gak nikah-nikah aku kudu alasan apa lagi,.. hiks
sedangkan hubungan ku dengan calon ibi mertua tidak terlalu baik.
why ??
1. pada saat datang kesemarang, dia nampak gak suka krn beberapa kali datang kesana bersama mas ku, sedangkan dia berharap mas ku datang sendiri kesana, buat seneng2 sama mereka aja.
sedih dan terluka iya,.. kenapa ? mau menikah dan ada calon menantu nya malah gak suka.
nangis iya,.. tapi hal ini gak bisa aku critaiin ke mas ku. mungkin ini memang salah ku, mungkin ini memang sudah nasib ku yang harus aku jalanin.
2.aku lakukan sebisa mungkin menjadi jauh lebih baik, tetapi sepertinya percuma karena selalu ada cela selalu buruk dihadapan calon ibu mertua.
jika calon ibu mertua menjadi momok yang menyeramkan dan membuat hubungan rumah tangga hancur, kadang aku setuju dengan pernyataan itu.
Kenapa, karena ibu mertua selalu ketakutan kehilangan aset keluarga apalagi kalo dia yang paling berhasil. awalnya aku menyangkal pernyataan ini, tapi seiring berjalannya waktu, semua sudah terjawab sudah.
sempet pengin nikah cepet, awalnya mas ku oke-oke aja dan setuju karena daripada berbuat maksiat lebih baik nikah cepet.
tapi lama kelamaan dipengaruhi oleh ibu nya malah melarang menikah cepet.
ibu yang baik adalah ibu yang mendukung anaknya agar tidak berbuat maksiat
ibu yang baik adalah ibu yang memperlakukan calon menantu nya dengan baik
ibu yang baik adalah yang mendukung jalan anaknya menuju kesempurnaan yang baik
berbakti kepada orang tua adalah tanggung jawab anak
jika sebelum pernikahan sudah terjadi konflik internal seperti ini, bagaimana jika sudah menikah.
itu pertanyaan yang selalu aku takutkan.
Lillahita'alla
menikah sekarang menjadi momok yang menakutkan karena konflik internal ini cepat atau lambat pasti akan terjadi
apalagi jika permasalahan rumah tangga anak ada campur tangan orang tua, kemungkinan besar untuk hancur lebih besar.
allahumma yassir walaa tu'assir.
semua akan indah pada waktunya, semoga orang jahat bisa segera di jauhkan. aamiin.




